Malam Nuzulul Qur’an

Nuzulul Qur’an adalah peringatan dari turunnya Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi secara bertahap selama sekitar 23 tahun selama kehidupan Nabi Muhammad di Makkah dan Madinah. Tradisi Islam meyakini bahwa Nuzulul Qur’an dimulai pada bulan Ramadan, di malam tertentu yang dikenal sebagai “Lailatul Qadr” atau “Malam Kemuliaan”. Malam Lailatul Qadr dianggap sebagai malam di mana Al-Qur’an pertama kali diwahyukan kepada Nabi Muhammad. Malam ini sangat diberkahi, dan ibadah yang dilakukan pada malam ini dianggap lebih bernilai dibandingkan seribu bulan.

Malam diturunkannya Al-Quran ini pun disambut masyarakat dengan penuh suka cita. Bahkan sebagian masyarakat melakukan peringatan di masjid atau musholla. Acara ini diisi dengan tadarus atau ceramah keagamaan. Islam punya tradisi memperingati turunnya Al-Qur’an atau yang kerap disebut dengan peringatan Nuzulul Qur’an pada 17 Ramadhan. Biasanya dikemas dengan pengajian umum, aneka lomba, dan acara-acara lainnya yang bertujuan untuk memantapkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an. Sebagian besar umat Islam memperingati Nuzulul Qur’an dengan meningkatkan ibadah, membaca Al-Qur’an, melakukan doa, dzikir, dan amal kebajikan lainnya. Ini adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam karena memperingati hadirnya petunjuk dan cahaya bagi umat manusia.

Diriwayatkan oleh Aisyah RA Bahwa:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Artinya: “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui suatu malam adalah Lailatul Qadar. Apa yang mesti aku ucapkan saat itu?” Beliau menjawab, ‘Katakanlah, ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku)’.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Nuzul Al-Quran adalah momen yang berharga bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui amalan-amalan ibadah yang dianjurkan. Dengan melakukan amalan-amalan dengan ikhlas, kita dapat memperoleh berkah dan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT. Mari manfaatkan momen berharga ini dengan sungguh-sungguh, dan semoga amalan-amalan kita diterima oleh Allah SWT serta menjadi bekal bagi kita di dunia dan akhirat.

#bulanramadhan #amalan #puasa #ramadhan #novmi #nuzulquran #lailatulqadar artikel #kalibaru #cilincing #mufakatalbannaindoneisa #jakartautara #agama

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *