Ingat Introspeksi Diri

Adakalanya kamu melakukan kesalahan atau merasa terpuruk karena berbagai sebab. Bukan berarti kamu gagal sebagai manusia, mungkin kamu hanya perlu introspeksi diri. Introspeksi diri atau muhasabah diri menghindarkan dari mengulang kesalahan yang sama. Rasa salah akan menjadi satu kenangan yang membekas, tapi jangan kamu terjebak dalam perasaan bersalah.

Kata muhasabah berarti introspeksi diri. Kata introspeksi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti ‘peninjauan atau koreksi terhadap (perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan, dsb) diri sendiri’.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَـنْظُرْ نَـفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۚ وَا تَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ بِۢمَا تَعْمَلُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.”

(QS. Al-Hasyr 59: Ayat 18)

Introspeksi diri merupakan sebuah kegiatan untuk mengevaluasi atau mengamati apa saja yang sudah kamu lakukan selama beberapa waktu ke belakang, baik dalam hal positif maupun negatif. Selain bisa membantu untuk mengembangkan diri dengan melakukan perbaikan atas hal-hal kurang baik yang pernah dilakukan sebelumnya, mengoreksi diri sendiri juga akan memberikan berbagai manfaat lain. 

Kamu jadi bisa lebih mengenal dan menghargai diri sendiri, lebih bijak dalam menyelesaikan masalah, mengurangi kecemasan, meningkatkan kepercayaan diri, memiliki kehidupan yang lebih baik dengan mengontrol diri, dan lain-lain. 

Renungkan dengan tenang dan tanpa menghakimi bagaimana kamu bisa mengubah sikap atau perilaku agar mampu untuk menghadapi masalah ini dengan lebih baik ke depannya.

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَتَزَيَّنُوا لِلْعَرْضِ الأَكْبَرِ

“Koreksilah diri kalian sebelum kalian dihisab dan berhiaslah (dengan amal shalih) untuk pagelaran agung (pada hari kiamat kelak)” [HR. Tirmidzi].

Jadikan masalah tersebut sebagai pembelajaran berharga yang telah membawa kamu ke dalam proses introspeksi diri ini, sehingga kamu bisa mengoreksi diri dan mengubahnya menjadi lebih baik. 

Dengan mengetahui kekurangan, kesalahan, dan kelemahan diri, kita berusaha tidak mengulanginya dan dapat memperbaikinya agar lebih baik. Dengan bermuhasabah, semoga dapat mendekatkan kita kepada Allah Swt.

by : Novmi

#introspeksidiri #bermusabah #mendekatkandirikepadaallah #artikel #mabifoundation #wujudkanbersama #kalibaru #cilincing #jakartautara

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *