Keutamaan Puasa Asyura

Dalam sebuah hadits, dikatakan bahwa puasa Asyura dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan satu tahun yang akan datang. Sebagaimana yang kita ketahui, puasa Asyura termasuk ke dalam amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW di bulan Muharram.

Pelaksanaannya sendiri berlangsung pada tanggal 10 Muharram. Umumnya, puasa Asyura dilakukan secara berurutan dengan puasa Tasua pada 9 Muharram. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, puasa Asyura jatuh setiap tanggal 10 Muharram. Tahun ini, maka puasa Asyura bertepatan pada hari Jumat, 28 Juli 2023. Pelaksanaan puasa Asyura ialah sehari sebelum puasa Tasua. Jadwal puasa Tasua tahun ini ialah 9 Muharram yang berarti 27 Juli 2023.

Ada beberapa keutamaan puasa Asyura, berikut ini diantaranya:

1. Puasa yang Diutamakan Setelah Ramadan

Rasulullah bersabda bahwa puasa di bulan Muharram paling utama setelah berpuasa di bulan Ramadan.

Suatu hari Abu Hurairah bertutur, Rasulullah SAW ditanya: “Salat manakah yang lebih utama setelah salat fardhu?” nabi bersabda: “yaitu salat di tengah malam.” Mereka bertanya lagi: “Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadan?” Nabi bersabda: “Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram.” (HR Ahmad, Muslim Abu Daud).

2. Menghapus Dosa Setahun yang Lalu

Berpuasa pada bulan bulan haram atau asyhurul hurum (mulia), sangatlah istimewa. Hal ini karena berdasarkan sejumlah hadis, bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang telah lalu.

“Diriwayatkan dari Abu Qatadah ra: sungguh Rasulullah saw bersabda pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat”. (HR Muslim)

3. Berpuasa di Bulan Muharram Menjadi Awal yang Baik

Selain paling utama setelah Ramadan, puasa di bulan Muharram merupakan awal yang baik. Berikut ini pendapat Imam al-Qurthubi terkait puasa di bulan Muharram:

“Puasa Muharram menjadi puasa yang paling utama karena Muharram merupakan awal tahun baru, maka pembukaannya adalah dengan puasa yang merupakan amal paling utama”. (Jalaluddin as-Suyuthi, ad-Dîbâj ‘ala Muslim, [Arab Saudi, Dârubnu ‘Affân, cetakan pertama: 1416 H/1996 M], juz III, halaman 251).

4. Pelengkap Ibadah di Bulan yang Mulia

Sebagaimana diketahui, bulan Muharram adalah salah satu dari 4 bulan asyhurul hurum atau bulan yang mulia. Menjalankan puasa Muharram, termasuk puasa Tasu’a dan Asyura, dapat menjadi pelengkap ibadah di bulan tersebut.

Dalam hadis, Rasulullah SAW menganjurkan kaum muslim agar melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan dan bulan yang mulia.

“Puasalah bulan Sabar (Ramadan) dan tiga hari setelahnya, dan puasalah pada bulan-bulan mulia.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan lainnya).

Itulah keutamaan Puasa Asyura di bulan Muharram yang umat Islam perlu ketahui. Pastikan kita selalu berbuat kebaikan agar bulan Muharram menjadi bulan ladang pahala, salah satunya dengan bersedekah. 

“Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari jumat (yakni bila sedekah itu pada hari jumat maka pahala berlipat ganda dari lain-lain hari.” (HR. Abi Syaibah)

Yuk maksimalkan amalan sedekah yuk.

Klik link Platform Sedekah Online : https://indonesiaberamal.com/sedekahjumat

#artikel #sedekah #jumatberkah #novmi #indonesiaberamal #mabifoundation #kalibaru  #keutamaanpuasaasyura #cilincing #jakartautara

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *