Malaikat Menunggumu Di Pintu-pintu Masjid

Hari Jumat menjadi hari yang spesial bagi umat Islam. Jumat disebut Yawm al-Jum’ah dalam bahasa Arab, yang berarti hari berkumpul. Pada hari ini, laki-laki muslim akan berkumpul untuk melaksanakan ibadah berjamaah di tengah hari.

Hari Jumat adalah hari istimewa, yang memiliki keutamaan untuk beramal sholeh. Keutamaan Hari Jumat ini digambarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadisnya,

“Tidaklah matahari terbit dan tenggelam pada suatu hari yang lebih utama dari hari Jum’at.” (HR. Ahmad, ‘Abdur Rozaq, Ibnu Hibban, Al Baihaqi). Salah satu amalan yang tidak boleh dilewatkan di hari Jumat adalah ibadah sholat Jumat.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

إذا كان يومُ الجمعةِ كان على كلِّ بابٍ من أبوابِ المسجدِ الملائكة يكتبون الأولَ فالأولَ، فإذا جلس الإمامُ طوَوُا الصحفَ وجاؤوا يستمعون الذكرَ.

“Apabila hari Jumat tiba maka akan ada para malaikat di setiap pintu-pintu masjid. Mereka akan mencatat orang yang pertama kali datang lalu berikutnya dan berikutnya sampai apabila Imam telah duduk di mimbarnya mereka pun melipat catatan-catatan tersebut. Lantas mereka pun datang dan ikut mendengarkan khutbah.”

Para malaikat berdiri di pintu masjid-masjid pada hari Jumat. Mereka mencatat orang yang pertama kali masuk dan seterusnya. Perumpamaan pahala orang yang berangkat pagi hari untuk salat Jumat laksana pahala orang yang menyembelih unta jantan atau betina untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ālā. Pahala orang yang datang setelahnya laksana pahala orang yang menyembelih seekor sapi untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ālā. Pahala orang yang datang setelahnya laksana pahala orang yang menyembelih domba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’āla. Pahala orang yang datang setelahnya laksana pahala orang yang menyembelih seekor ayam untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ālā. Pahala orang yang datang setelahnya laksana pahala orang yang berkurban dengan sebutir telur kepada Allah Ta’ālā. 

Jika imam sudah berdiri dan naik ke mimbar untuk memulai khutbah, maka para malaikat menutup buku catatan nama-nama orang yang pergi Jumat satu demi satu, sedangkan pahala mereka sesuai tingkatan mereka dalam kesegeraan menghadiri jumatan. 

Selanjutnya para malaikat duduk menyimak khotbah bersama manusia.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَا سْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۗ ذٰ لِكُمْ خَيْرٌ لَّـكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jum’at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

(QS. Al-Jumu’ah 62: Ayat 9)

Shalat Jumat memiliki keutamaan dan hikmah yang sangat besar di baliknya. Shalat Jumat dapat membantu menjaga persatuan dan kebhinekaan umat Islam, meningkatkan kualitas iman, menghapus dosa, dan mendapatkan pahala yang besar. Selain itu, shalat Jumat juga memiliki hikmah yang dapat membantu menjaga hubungan sosial, mengajarkan tentang keadilan, menumbuhkan rasa persaudaraan, meningkatkan kesadaran sosial, memperkuat iman dan ketakwaan, dan mengajarkan tentang kepemimpinan.

Di hari yang istimewa tersebut, sebagian besar umat muslim berbondong-bondong melaksanakan sunnah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Ada banyak sekali sunnah yang dianjurkan dilakukan di hari terbaik ini, salah satunya memperbanyak shalawat Nabi dan bersedekah. 

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita hidayah dan kekuatan untuk beribadah dengan sebaik-baiknya. Aamiin.

#harijumaat #malaikat #jumaatan #hariistimewa #artikel #novmi #semogabermanfaat #mabifoundation #kalibaru #cilincing #jakartautara

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *