Barang Siapa Mencintaimu, Maka Pasti Menasihatimu

Barang Siapa Mencintaimu, Maka Pasti Menasihatimu

Cinta adalah anugerah dari Sang Maha Pengasih yang dititipkan kepada Adam, Hawa, dan anak keturunannya. Cinta tidak hanya mengenai lelaki dan wanita. Maknanya luas, menjelaskan hubungan hamba dan Tuhannya, persahabatan manusia, kebersamaan keluarga.

مَنْ اَحَبَّكَ نَصَحَكَ

“Siapa saja yang mencintaimu, niscaya dia akan menasehatimu”.

Berbahagialah jika masih ada yang menasihati kita ketika kita berbuat kesalahan. Berarti orang tersebut masih sayang kepada kita, dan tidak menginginkan diri kita menjadi buruk dan sesat. Namun sebaliknya khawatirlah jika sudah tidak ada yang menasihati kita atau cuek, ketika kita berbuat salah dan dosa.

Sedangkan sikap kita ketika diberi nasihat, cukup dengarkan dan renungi, tidak perlu membantah dan melawan. Karena semua itu hanya sia-sia dan menghabiskan energi.

Karena sebaik-baiknya manusia, adalah bijak ketika memberi nasehat, dan bijak juga ketika diberi nasihat.

Sebaik-baiknya orang yang memberi nasihat adalah nasihat yang membangun bukan yang memfitnah, mencemooh dan mencaci maki. Karena semua itu bukan dilandasi dengan rasa cinta. Itu hanya nafsu yang hanya ingin merendahkan.

Kenapa Allah swt selalu mengutus para Rasul-Nya di muka bumi? Tak lain untuk memberikan nasihat yang baik kepada hamba hamba Nya. Allah sangat sayang kepada hamba-hamba-Nya, sehingga Allah tidak menginginkan hambanya menyimpang ke jalan yang buruk.

Saking sayangnya Allah kepada hamba-Nya, mau sebesar apapun dosa seorang hamba, jika dia ingin bertaubat dengan sungguh-sungguh, Allah pasti akan mengampuninya.
Karena Allah Maha Rahman dan Rahim.

Ketika kita memiliki seorang keluarga, sahabat, teman dan sanak saudara yang banyak mengingatkan dan menasehati kita perkara kebaikan, bersyukurlah.

Karena dengan itu Allah sungguh menyayangi kita dengan menghadirkan orang-orang baik yang siap mengantarkan pada Surga-Nya.

Dia yang mencicipkan kepada kita rasa pahit agar kita sembuh, itu lebih baik daripada orang yg mencicipkan kepada kita rasa manis agar kita sakit.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *