Sedekah Nggak Harus ke Manusia, ke Kucing Juga Bisa

Bicara soal sedekah, yang terlintas di pikiran kebanyakan orang yaitu memberi uang atau makanan kepada sesama manusia seperti orang miskin, yatim piatu, atau musafir yang membutuhkan. Padahal, dalam Islam, sedekah itu tidak hanya melalui manusia. Bahkan memberi makan hewan, seperti kucing, juga menjadi sedekah yang berpahala besar.

Baca juga

Kucing adalah hewan yang sangat dicintai Rasulullah SAW. Dalam berbagai kisah, beliau sangat lembut dan penuh kasih sayang. Bahkan, ada sahabat Nabi yang mendapat julukan Abu Hurairah yang berarti “bapaknya anak kucing”, karena ia sangat gemar merawat kucing-kucing kecil. Maka, bukan hal asing kalau Islam menganjurkan umatnya untuk menyayangi hewan, termasuk memberi makan mereka.

Memberi makan hewan, apalagi yang terlantar di jalanan, bukan hanya bentuk empati dan kasih sayang, tapi juga bagian dari ibadah. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, diceritakan tentang seorang wanita yang masuk neraka karena mengurung seekor kucing tanpa diberi makan. Sebaliknya, ada pula kisah seorang pelacur yang diampuni dosanya karena memberi minum seekor anjing yang kehausan. Jika memberi minum anjing saja bisa mendatangkan ampunan Allah, apalagi memberi makan kucing?

Di zaman sekarang, banyak kucing liar yang hidupnya bergantung pada belas kasih manusia. Sekadar memberi sisa makanan, nasi, atau ikan bisa jadi amal jariyah yang ringan tapi penuh berkah. Tak perlu menunggu kaya dulu untuk bersedekah. Cukup dengan sepotong ikan atau segenggam nasi, kita bisa menjadi sebab kebaikan untuk makhluk Allah yang lain.

Jadi, mulai hari ini, jangan ragu untuk berbagi. Kalau belum bisa banyak berbagi pada manusia, kasih makan si meong juga bisa jadi ladang pahala. Sedekah nggak harus ke manusia saja, ke kucing pun bisa, dan Allah tetap membalas dengan kebaikan yang berlipat.

#mufakat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *