Waktu Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan kewajiban zakat bagi muslim saat Ramadhan hingga jelang sholat Idul Fitri. Khusus untuk zakat fitrah, Islam mengatur besaran zakat harus setara 3,5 liter atau 2,5 kilogram makanan pokok per orang di daerah tersebut. Misalnya di Indonesia, penduduknya makan beras, maka zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk 3,5 liter atau 2,5 kg beras. Namun, zakat fitrah juga boleh dibayar dalam bentuk uang. Asal, besarannya setara dengan 3,5 liter atau 2,5 kg beras tersebut.

Berikut ketentuan kapan waktu yang utama untuk mengeluarkan zakat fitrah.

  1. Waktu mubah

Waktu mubah adalah waktu yang diperbolehkan meski bukan yang utama. Waktu mubah untuk membayar zakat fitrah yakni sejak awal hingga akhir Ramadhan.

Artinya, muslim tidak boleh membayar zakat fitrah sebelum Ramadhan.

  1. Waktu wajib

Waktu wajib adalah waktu yang utama untuk mengeluarkan zakat fitrah.
Waktu yang wajib mengeluarkan zakat fitrah adalah pada akhir Ramadhan dan awal Syawal.

Artinya, muslim membayar zakat fitrah setelah melangsungkan puasa Ramadhan terakhir sampai terbitnya matahari awal Syawal atau berlangsungnya sholat Subuh.

  1. Waktu sunnah

Waktu sunnah adalah waktu yang diperbolehkan. Waktu sunnah juga merupakan waktu yang baik untuk menunaikan kewajiban membayar zakat fitrah.

Waktunya berlangsung sampai sebelum berlangsungnya sholat Idul Fitri.

  1. Waktu makruh

Waktu makruh adalah waktu yang dilarang, meski tidak ada konsekuensi ketika melakukannya.

Waktu makruh mengeluarkan zakat fitrah adalah setelah sholat Idul Fitri sampai 1 Syawal berakhir atau menjelang sholat Magrib ketika matahari terbenam.

  1. Waktu haram

Waktu haram adalah waktu yang dilarang, tapi bedanya ada konsekuensi dari pembayaran zakat pada waktu haram, yaitu zakatnya dianggap qada.

Waktu haram membayar zakat fitrah adalah setelah 1 Syawal berakhir atau sehari setelah Idul Fitri.

Ketentuan 5 waktu pembayaran zakat fitrah penting diketahui bagi umat muslim yang hendak menunaikan kewajibannya.

Informasi seputar waktu utama membayar zakat fitrah adalah hal yang harus diperhatikan agar pembayaran zakat tidak melewati batas waktu sesuai syariat.

“Telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Amru bin Muslim Abu Amru Al Khaddza’ Al Madani] telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Nafi’ As Sha`igh] dari [Ibnu Abu Zannad] dari [Musa bin Uqbah] dari [Nafi’] dari [Ibnu Umar] bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat (ke tempat shalat) pada hari raya idul fitri. Abu ‘Isa berkata, ini merupakan hadits hasan shahih gharib, atas dasar ini para ulama lebih menganjurkan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat shalat.” (HR. Tirmidzi: 613)

Jika Anda termasuk orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah, ada baiknya #Sahabatmabi mengeluarkan Zakatnya pada waktu yang tepat.

By : Novmi

#zakatfitrah #idulfitri #bulanramadhan #mabifoundation #kalibaru #cilincing #jakartautara #yayasanmufakat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *