Jangan Terlalu Memaksa Kehendak, Apalagi Salah Dalam Bertindak

Segala sesuatu yang dipaksa hanya akan mendatangkan dampak buruk. Begitu juga dalam kehidupan sehari-hari, kita harus bisa menjaga sikap dan tak boleh memaksakan kehendak pada orang lain. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain. 

Ada saat dimana kita begitu menginginkan sesuatu hingga kita lupa bahwa apa yang kita inginkan bisa saja bukan yang terbaik buat kita. Karena keinginan tersebut, tak jarang kita pun akan melakukan berbagai cara dan terlalu memaksa kehendak. Kalau sudah memaksakan kehendak, salah bertindak pun menjadi masalah kita. Perasaan jadi semakin tak tenang, selalu merasa kurang dan sama sekali tak nyaman. Di masyarakat terdapat banyak orang dengan sifat dan pemikiran yang berbeda. Karenanya, musyawarah menjadi penengah dari segala perbedaan tersebut.  Jika salah satu orang memaksakan kehendak, akan timbul dampak negatif. Allah Swt mengingatkan kita untuk tidak menempuh cara-cara kekerasan untuk tujuan apapun.

Setiap manusia berkeinginan untuk hasil yang baik untuk mencapai kesuksesan. Orang yang sering memaksa keinginan dirinya agar berbuat lebih dari orang lain itu adalah hal yang bagus. Tetapi kita harus tau batasan diri kita, ketika kita ingin mencapai sesuatu. Batasan tersebut bisa saja fisik kita misalnya tubuh kita bahkan pikiran kita juga perlu batasan. 

Orang-orang yang egois dan suka memaksakan kehendak tak akan punya siapa pun untuk membantunya jika terjadi masalah. Saat itulah ia baru merasa bahwa dalam hidup juga butuh pendapat orang lain untuk menyelesaikan masalahnya. Saat orang yang suka memaksakan kehendak punya masalah, maka ia akan merasa hidupnya sangat berat karena ia hanya menyelesaikannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Jadi saling menghargai dan saling memberikan pendapat itu sangat penting karena tidak ada manusia yang hebat dalam segala hal.

Pentingnya kita untuk selalu berhati-hati dalam bertindak. Kita tidak pernah ada yang tau apa yang akan terjadi nantinya. Jadi sebelum bertindak fikirkan dulu dampak dan konsekuensi apa yang didapatkan jika kita melakukan tindakan tersebut. Mari kita bersama-sama kembali untuk berhati-hati dalam bertindak dan bertingkah laku. Ucapan yang terucap lewat lisan maupun yang tertuang lewat tulisan, harus benar-benar barhati-hati. Agar apa yang kita sampaikan bernilai manfaat, terlebih bernilai ibadah. Jangan sampai malah justru sebaliknya, banyak sia-sia atau bahkan sampai menyakiti orang lain sehingga bisa memecahkan tali silaturahmi. 

#artikel #hatihatidalambertindak #janganmemaksakankehendak #selalukompak #bermusyawarah #novmi #warganegara #motivasi #jalinsilahturahmi #tuturkata #jagasikap #mabifoundation #kalibaru #cilincing #jakartautara

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *