Keutamaan dari Seorang Muslim Berperilaku Jujur

Kejujuran atau shidiq merupakan adanya keselarasan antara ucapan dan perbuatan. Kejujuran merupakan suatu kemuliaan di antara sekian banyak kemuliaan lain yang menjadi dasar atas segala perilaku.
Dengan menerapkan sikap jujur pada kehidupan sehari-hari, maka seseorang akan mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik pula. Perilaku jujur merupakan suatu perilaku mulia yang mampu mengantarkan seseorang dalam kebaikan.

Allah SWT memerintahkan hambanya untuk selalu jujur kepada orang lain dan juga kepada diri sendiri. Perintah untuk berperilaku jujur tidak hanya ada di dalam Al-Quran, namun juga ada di dalam hadits Nabi Muhammad. Allah SWT memerintahkan umatnya untuk selalu mengatakan kebenaran walaupun hal itu bertentangan dengan kepentingan dirinya sendiri

Berikut keutamaan dari berperilaku jujur, yakni:

  1. Kejujuran adalah salah satu tingkatan iman dan Islam

Seorang muslim memiliki iman dengan tingkatan yang berbeda-beda. Kejujuran merupakan salah satu dari tingkatan iman yang perlu dan harus dimiliki oleh seoran muslim. Sebab, kejujuran merupakan sifat seseorang yang meyakini rukun iman dan rukun Islam.

  1. Kejujuran akan membimbing pada kebaikan

“Dari Abdullah r.a. dari Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya, kejujuran akan membimbing pada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga, sesunguhnya jika seseorang yang senantiasa berlaku jujur hingga ia akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkan pada kejahatan, dan sesungguhnya kejahatan itu akan menggiring ke neraka. Dan sesunguhnya jika seseorang yang selalu berdusta sehingga akan dicatat baginya sebagai seorang pendusta.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan hadits tersebut, kejujuran akan mengantarkan seseorang kepada kebaikan yang akan membimbingnya ke surga.

  1. Jujur adalah penyempurna iman seorang muslim

Dalam menjalankan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhkan larangan-Nya, sebenarnya seorang muslim telah dilatih agar bersikap jujur. Berperilaku jujur menjadi bentuk keyakinan seorang muslim bahwa Allah SWT selalu melihat semua perbuatan yang dilakukan oleh hamba-Nya. Keikhlasan dalam berperilaku jujur tersebut hendaknya disertai dengan perasaan yang ikhlas. Sebab, bila seseorang yang jujur tetapi tidak ikhlas, maka perbuatannya tersebut termasuk kepada kategori riya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَكُوْنُوْا مَعَ الصّٰدِقِيْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 119)

Orang muslim yang selalu berperilaku jujur akan diberikan hak-hak istimewa oleh Allah SWT. Tidak hanya mendapatkan pahala untuk akhirat, Orang yang selalu jujur akan mendapatkan ketenangan di dalam hatinya. Dia akan merasa nyaman dengan kejujuran yang telah dia lakukan. Berbeda halnya dengan orang yang suka berdusta, hidup mereka tidak akan tenang dan penuh dengan kebimbangan. Setiap perbuatan yang kita lakukan akan ada konsekuensinya, begitu pula dengan kejujuran.

By : Novmi

#artikel #kejujuran #mabifoundation #keimanan #mufakatindonesia #wujudkanbersama #indonesiaberamal

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *