Agar Nikmat Allah Bertahan Lama

Dalam Islam, setiap umatnya harus bersyukur atas nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT. Hal ini bukan tanpa alasan karena dengan bersyukur, seseorang akan merasakan banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan jiwa dan pikiran. Salah satu manfaat yang akan dirasakan oleh seseorang ketika bersyukur adalah hati dan pikiran menjadi lebih lega, sehingga beban hidup seperti berkurang. 

Pada dasarnya Allâh Swt telah banyak memberikan  nikmat kepada manusia, mulai dari nikmat kesehatan hingga  nikmat berupa uang. Hanya terkadang kita lebih menghitung nikmat yang nampak dihadapan kita saja, sehingga melupakan nikmat yang lainnya. Bagaimana mungkin seseorang dapat mensyukuri nikmat yang terlihat kecil seperti nikmat kesehatan jika hanya fokus pada nikmat lahir semata. 

Dari An Nu’man bin Basyir r.a berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda,

“Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak”. (Hadits Hasan Riwayat Ahmad No. 278)

Umat muslim yang mendapatkan nikmat dari Allah SWT hendaknya berusaha untuk merawat kenikmatan tersebut agar tidak rusak. Hal tersebut seperti menjaga amanah dari Allah SWT. Misalnya, manusia yang diberi tubuh sehat kewajibannya ialah menjaga agar tubuhnya tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Salah satu caranya, yaitu dengan senantiasa mengonsumsi makanan yang baik dan halal.

Selain itu, umat muslim juga sudah sepantasnya menjaga keimanan dan keislamannya dari segala penyakit-penyakit iman. Caranya dilakukan dengan memperbanyak ibadah, sholat, membaca Al-Qur’an, mendatangi majelis-majelis ta’lim, berdzikir, dan berdoa. 

Hakikatnya, semua nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada umatnya, wajib dirawat dan dijaga dengan sebaik-baiknya.

Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah menyampaikan,

مَنْ كثُرتْ عليهِ النِّعم فليُقيدها بالشكر، وإلا ذهبتْ.

“Barang siapa yang banyak nikmat, pujian ia ikat nikmat tersebut dengan syukur. Kalau tidak, nikmat itu akan pergi.”

Bersyukur membuat kita lebih dekat kepada sang Pencipta, dan menerima segala sesuatunya secara lebih bijaksana. Bagi umat Islam, mensyukuri nikmat Allah SWT bisa dilakukan dengan berbagai cara. Baik itu sedekah, berdoa, dan lain sebagainya. Semoga kita termasuk hamba Allah yang senantiasa bersyukur sehingga Allah SWT akan menambah kenikmatan kepada kita.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim 14: Ayat 7).

Mari senantiasa kita mengucap syukur karena masih dapat menikmati seluruh kenikmatan yang dititipkan kepada kita, dan mari senantiasa juga kita berikhtiar dan beribadah semoga kenikmatan terus dapat kita nikmati, kesabaran terus dapat bertambah, demi hidup di dunia yang bermakna, dan kehidupan di akhirat yang penuh kesenangan.

#artikel #mabifoundation #nikmatallah #bersyukur #novmi #kalibaru #cilimcing #jakartautata

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *