Balasan bagi orang yang mempersulit urusan orang lain


Mempersulit orang lain adalah perbuatan tercela yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam. 

Mempersulit urusan orang lain merupakan tindakan zalim yang dapat membukakan diri kepada keburukan. Perbuatan tersebut sangat tidak disukai oleh Rasulullah SAW.

Dalam sebuah riwayat hadits, beliau pernah berdoa sebagai berikut.

اَللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ

“Ya Allah, barangsiapa yang mengurusi urusan umatku kemudian dia merepotkan umatku maka susahkanlah dia.” (HR. Muslim: 1828)

Allah senantiasa memberikan balasan sesuai dengan apa yang dilakukan hamba-Nya. Jika melakukan kebaikan, ia akan diberkahi. Jika melakukan keburukan, ia akan mendapat murka-Nya. Adapun balasan atau hukuman bagi Muslim yang selalu menyulitkan orang lain juga pernah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa hadits. mereka yang kerap mempersulit orang lain akan dipersulit Allah pada hari kiamat.

Dari Abi Shirmah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ ضَارَّ مُسْلِمًا ضَارَّهُ اَلله, وَمَنْ شَاقَّ مُسَلِّمًا شَقَّ اَللَّهُ عَلَيْهِ

Artinya: “Barangsiapa yang memberi kemudharatan kepada seorang muslim, maka Allah akan memberi kemudharatan kepadanya, barangsiapa yang merepotkan (menyusahkan) seorang muslim maka Allah akan menyusahkan dia.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Setiap manusia harus saling memudahkan dalam banyak hal karena bagi siapa saja yang memberikan kemudahan atas urusan orang lain, maka Allah SWT akan memberikan keberkahan kepadanya.

Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua. Karena bagaimanapun, di samping balasan ataupun kejadian di dunia ini, maka di akhirat kelak, setiap perbuatan akan dibalas sesuai dengan kadar perbuatan di dunia. Maka balasan pasti akan ada, bila  dunia ini belum terbalaskan, pastilah di akherat akan dibalas.

by : Novmi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *