Kewajiban Laki-laki Terhadap Saudara Perempuannya

Dalam sebuah keluarga, semua anggota keluarga memiliki perannya masing-masing dan saling berhubungan satu sama lain. Begitupun juga tanggung jawab penting seorang kakak dalam keluarga. Tanggung jawab kakak dalam keluarga akan berpengaruh penting terhadap perkembangan adiknya. Kakak sering menjadi panutan bagi adiknya. Kakak juga bertanggung jawab dalam membantu melindungi dan merawat adiknya yang lebih kecil ketika orang tua sedang bekerja atau sibuk. Karena seorang kakak cenderung dapat menghabiskan banyak waktu bersama dengan saudaranya, penting untuk memahami peran seorang kakak dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi adiknya.

 مَنْ عَا لَ ثَلَاثَ بَنَا تٍ أَوثَلَاثَ أَخَوَاتٍ وَجَبَتْ لَهُ اْلجَنَّةُ

“Barang siapa menanggung belanja tiga anak puteri atau tiga saudara perempuan, maka pastilah ia memperoleh surga” (HR.Thahawi).

Selain seorang ayah yang mandapat jaminan untuk surga karena mengasuh dua anak puteri dengan akhlak dan pendidikan islam, maka islam pun membuka pintu bagi saudara laki-laki yang mendidik, membelanjai dan mengasuh saudara perempuannya dengan jaminan surga. Dengan demikian tidak ada alasan bagi saudara laki-laki untuk berlepas tangan atau tidak peduli kepada nasib saudara perempuannya selagi dia belum menikah. Karena kalau sudah menikah, maka yang mempunyai tanggung jawab sepenuhnya adalah suaminya. Saudara laki-laki seringkali mengabaikan tanggung jawab seperti ini adalah berdosa seorang laki-laki tidak peduli atau mengabaikan saudara perempuannya. Seorang laki-laki baik ayah maupun saudara dijamin masuk surga jika menanggung kebutuhan saudara perempuannya.

Saudara laki-laki mempunyai kewajiban yang melekat terhadap saudara perempuannya. Mulai dari membimbing, mendidik, menyayangi, melindungi dan membela mereka. Jika Ayah telah wafat, maka saudara laki-laki berperan sebagai pengganti ayah. Wajib memberikan nafkah kepada sudara perempuan yang belum menikah atau yang menjanda jika mereka tidak mampu. Saudara perempuan pun wajib menaati dan menghormati saudara laki-lakinya. Ketika kita menjalin sebuah persaudaraan tentu ada hak-hak yang perlu dipelihara agar persaudaraan menjadi rukun. Untuk mewujudkannya, memiliki akhlak yang mulia jadi salah satu kuncinya. Rasulullah bersabda “Hal yang paling banyak memasukkan ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak baik.” (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari hadits Abu Hurairah. 

Islam sudah mengatur segala aspek kehidupan manusia, tidak ada yang terlewatkan satu incipun, kehidupan rumah tangga sudah di atur oleh Islam bahkan urusan kakak beradik pun Islam sudah mengaturnya. Seorang kakak dan adik seharusnya hidup rukun, saling menghargai, menghormati dan nasehat menasehati dalam kebaikan. Seorang kakak harus menyayangi adiknya dan adik harus menghormati kakak nya. Jika kakak tidak menyayangi adiknya atau adik tidak menghormati kakaknya, maka mereka tidak termasuk dalam golongan Rasulullah shallallahu ‘alalihi wasallam. Bersabda: “Tidaklah termasuk golonganku orang yang tidak menghormati orang yang lebih tua dan tidak menyayangi yang muda.” (HR. Imam Ahmad dan Ath-Thabrani). 

#artikel #agama #keluarga #persaudaraan #kakakadik #ikatankeluarga #peduli #kasihsayang #menghargai #menghormati #hiduprukun #mabifoundation #kalibaru #cilincing #jakartautara

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *